Breaking

Wednesday, March 25, 2020

Social Distancing, Why It's Important to Prevent The Spread of Coronavirus?

Social Distancing, Mengapa Penting untuk Mencegah Penyebaran Coronavirus?

Apa Itu Social Distancing?
Social distancing adalah meminimalisir kontak langsung antar-manusia atau menjaga jarak tertentu. Tujuannya adalah mengurangi penularan virus karena terpapar droplet (partikel air liur). Ini salah satu cara yang diyakini efektif mencegah lonjakan penyebaran virus. Salah satunya ketika terjadi pandemi influenza Spanyol 1918.

Kenapa penting?
Jika terjadi lonjakan kasus positif secara drastis, rumah sakit bisa kekurangan sarana dan tenaga medis untuk merawat pasien secara bersamaan. Pasien yang tidak terkait wabah corona pun bisa terpengaruh. Anda yang sehat dan berusia muda bisa menyelamatkan nyawa seseorang dengan social distancing: mengurangi risiko tertular atau menulari orang lain.



Tanpa intervensi kebijakan seperti social distancing, terjadi periode saat pasien (baik kasus corona atau penyakit lain) tidak tertangani tenaga medis, seperti di Italia.




Dengan intervensi kebijakan, wabah tetap terjadi tapi terkendali dan tidak menyebabkan korban jiwa lebih banyak, seperti di Singapura.





Apa saja bentuk social distancing?
Dilakukan individu
  • Menjauhi keramaian atau pertemuan massal.
  • Menjaga jarak dengan orang lain 1-2 meter.
  • Tidak berjabat tangan, bergandengan, atau berpelukan.
  • Mengurangi frekuensi ke toko. Pergi hanya saat mendesak.
Dilakukan perusahaan
  • Memberlakukan kerja dari rumah, terutama bagi yang memiliki risiko tinggi terkena virus corona.
  • Membatasi jumlah peserta rapat.
  • Tidak mengadakan kegiatan massal terutama di ruangan tertutup.
Dilakukan pemerintah
  • Memberlakukan belajar jarak jauh untuk sekolah.
  • Menutup ruang publik seperti tempat wisata.
  • Menunda event-event besar.
  • Mendorong perusahaan memberlakukan kerja jarak jauh.

Apakah saya harus benar-benar mengurung diri di rumah?
Perubahan yang terlampau ekstrem bisa memicu stres dan disorientasi. Jika Anda merasa tertekan di rumah, pilihlah kegiatan yang minim kontak dengan orang lain, seperti berjalan, berlari, atau bersepeda. Anda juga bisa bersosialisasi dalam jumlah minim dengan tetap menjaga kebersihan tangan. Berada di ruang terbuka juga lebih mengurangi risiko terinfeksi karena droplet (partikel air liur) akan jatuh ke tanah dan bukan pada benda.

source: cnnindonesia.com
(A_M)

No comments:

Post a Comment