Breaking

Sunday, February 16, 2020

Studium General FTIK IAIN Pekalongan 2020 with Gus Gofur & Gus Baha


Sabtu, 8 Februari 2020 –Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pekalongan, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) telah menyelenggarakan Studium General dan Ngaji Bareng di awal tahun perkuliahan 2019/2020 yang diikuti oleh mahasiswa IAIN Pekalongan dan beberapa masyarakat umum. Acara tersebut bertempat di halaman gedung FTIK kampus 2 IAIN Pekalongan di Rowolaku, Kajen pada pukul 09.00-12.00 WIB. Tema yang diambil untuk Stadium General yaitu "Penguatan Etos Keilmuan, Spiritualitas, dan Karakter Mahasiswa IAIN Pekalongan Berwawasan Moderasi Islam di Era Revolusi Industri 4.0". 

Kegiatan tersebut di pimpin oleh Dr. H. Ade Dedi Rohaya, M. Ag selaku Rektor IAIN Pekalongan. Pembicara yang hadir pada Stadium General FTIK tahun ini adalah Dr. K.H. Abdul Ghofur Maimun, MA (Gus Ghofur) dan K.H. Ahmad Baharuddin Nur Salim (Gus Baha). 

Susunan acara Stadium General FTIK yang pertama yaitu pembukaan, yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an kemudian disambung dengan sambutan oleh Rektor IAIN Pekalongan Dr. H. Ade Dedi Rohaya, M. Ag. Dalam sambutannya, Rektor IAIN Pekalongan Dr. H. Ade Dedi Rohayana, M. Ag. menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, format studium general untuk mahasiswa dikemas dalam konsep penguatan spiritual. 

“Melalui kegiatan studium general ini diharapkan agar para mahasiswa siap untuk menghadapi perkuliahan. Di samping itu, sebagai perguruan tinggi agama Islam, para mahasiswa juga harus dibekali penguatan spiritual. Oleh karena itu kami mengundang para tokoh-tokoh ulama besar untuk berbicara di depan mahasiswa kami, untuk memberikan tausiyah, inspirasi, serta doa bagi para mahasiswa kami agar menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, dan kuat secara spiritual,” sambutnya. 

Susunan acara yang kedua yaitu inti acara dengan mendengarkan ceramah dan motivasi-motivasi dari Gus Ghofur dan Gus Baha selaku pembicara Stadium General. Susunan acara yang terakhir atau penutupan yaitu ditutup dengan doa dan ngaji bersama yang dipimpin oleh pembicara dan diikuti oleh seluruh pengunjung acara tersebut. 

Di penghujung acara, K.H. Ahmad Bahaudin Nur Salim, atau yang biasa dikenal sebagai Gus Baha, mengingatkan para seluruh civitas akademika IAIN Pekalongan agar mampu menjalankan perannya sebagai kaum intelektual. Para dosen dan mahasiswa juga dihimbau untuk giat meneliti permasalahan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Kemudian, tak lupa Dr. K.H. Abdul Ghofur Maimun, M.A. atau yang lebih di kenal dengan Gus Ghofur mengajak para mahasiswa sebagai generasi muda untuk senantiasa meningkatkan kualitas dan kemampuan akademisnya. 


Kegiatan tersebut bertujuan supaya generasi milenial seperti mahasiswa-mahasiswa khususnya mahasiswa IAIN Pekalongan lebih rajin dan lebih meningkatkan kembali kinerjanya dalam belajar. Baik dalam mempelajari keilmuan sains maupun keilmuan agama. Mahasiswa merupakan agent of change yang mana mahasiswa sangat dibutuhkan kreatifitas dan spiritualitasnya untuk membawa negara Indonesia lebih maju di kancah dunia.

(Destia)

No comments:

Post a Comment