Breaking

Tuesday, December 10, 2019

BIG Conference for The New ESA TBIG


Himpunan Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris (HMJ TBIG) FTIK IAIN Pekalongan kembali mengadakan Big Conference (sidang paripurna) yang ke-2 untuk melaporkan pertanggungjawaban kinerja berakhirnya setahun kepengurusan, sekaligus memilih Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris (HMJ TBIG) periode 2020. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 8 Desember 2019 di Kampus II IAIN Pekalongan, Rowolaku, Kajen ini secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III FTIK IAIN Pekalongan, Bapak Abdul Khobir serta disambut dengan hangat dan semangat oleh kepala jurusan Tadris Bahasa Inggris, Ibu Dewi Puspitasari.

Selama kegiatan ini berlangsung, terdapat empat tahap persidangan. Sidang pertama membahas tata tertib persidangan, yaitu pelaporan pertanggungjawaban kinerja HMJ TBIG periode 2019. Sidang kedua membahas GBHO dan GBHK organisasi, dan sidang terakhir berupa pemilihan Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Tadris Bahasa Inggris (HMJ TBIG) periode 2020. Pada pemilihan kali ini, terdapat empat calon Ketua HMJ TBIG untuk periode 2020 yang diusung oleh beberapa peserta yang tentunya telah melaui serangkaian pertimbangan dari pengusung dan audiens yang hadir.

Adapun keempat calon ketua HMJ TBIG untuk periode 2020 yaitu An'iem Falahuddin, Bangkit Saiful Mujab, Nurul Mudawamah dan Syafiq Al Murtadho. Seluruh calon secara sah telah lolos persyaratan kelayakan untuk menjadi calon berdasarkan peraturan pemerintahan mahasiswa IAIN Pekalongan.


Sebelum masuk pada sesi musyawarah, keempat calon diberikan waktu untuk menyampaikan visi misi mereka untuk HMJ TBIG, serta menjawab beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh mahasiswa. Proses tanya jawab antara para calon ketua dan peserta berlangsung begitu seru, khidmat, dan demokratis. Visi dan misi para calon serta cara mereka menjawab suatu permasalahan yang ditanyakan oleh peserta, membuat audiens yang hadir pada sidang tersebut berdecak kagum. 

Para calon menyampaikan pandangan dan gagasan dengan style dan pembawaan mereka masing-masing, sehingga memungkinkan para peserta dapat menilai kewibawaan mereka satu persatu untuk pantas melenggang menjadi pemimpin HMJ TBIG 2020. Persaingan terjadi begitu ketat, hingga proses musyawarah akhirnya dialihkan ke tahap lobying

Proses lobying ini dilakukan oleh para pengusung calon dan ditengahi oleh presidium persidangan. Setelah melalui rangkaian proses panjang, akhirnya pemilihan calon ketua HMJ TBIG periode 2020 dimenangkan oleh sahabat An’iem Falahuddin melalui proses lobying. Hal itu berarti menjadikan An’iem sebagai ketua HMJ Tadris Bahasa Inggris untuk periode 2020 secara sah dalam persidangan yang akan memegang tongkat kepemimpinan organisasi untuk satu tahun kedepan. Congratulation!

No comments:

Post a Comment