Breaking

Sunday, January 13, 2019

Esa of IAIN Pekalongan made a donation for helping people in Banten and Lampung by the Program We Do Care

Bencana tsunami Selat Sunda menjadi duka Bangsa Indonesia. Puluhan mahasiswa HMJ Tadris Bahasa Inggris IAIN Pekalongan menggelar aksi penggalangan dana di daerah Pekalongan Utara, Jawa Tengah, Sabtu sore (29/12/18).

Koordinator Peduli Tsunami Banten dan Lampung, Yusril Asyhar mengatakan, aksi ini adalah bentuk kepedulian mahasiswa HMJ Tadris Bahasa Inggris terhadap korban bencana Tsunami Selat Sunda yang telah memakan korban sebanyak 431 orang meninggal dunia, 7.200 orang luka – luka dan 15 orang hilang pada 22 Desember 2018 lalu.

Menurutnya dalam aksi penggalangan dana ini, HMJ TBIG IAIN Pekalongan menyediakan 10 kotak amal bertuliskan “Peduli bencana Tsunami Banten & Lampung”.

Mereka melakukan aksi donasi pada masyarakat pengguna jalan di titik - titik lampu pemberhentian di area Pekalongan Utara. Yusril mengungkapkan dari penggalangan dana yang dilakukan selama 1 jam 30 menit itu, HMJ TBIG berhasil mengumpulkan dana sejumlah Rp 2. 822.200,- dimana dana yang telah terkumpul akan segera disalurkan kepada korban bencana melalui bendahara IAIN Pekalongan.

Dia berharap dari dana yang terkumpul ini dapat meringankan beban korban tsunami Selat Sunda yang melanda wilayah Banten dan Lampung itu.

“Alhamdulilah kegiatan ini mendapat respon dari masyarakat dengan baik dan terlaksana dengan lancar berkat kerjasama teman – temna mahasiswa yang tergabung dalam HMJ TBIG IAIN Pekalongan. Kami melakukan ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa simpati mahasiswa Tadris Bahasa Inggris terhadap korban tsunami yang menerjang Banten dan Lampung. Duka mereka, duka kita bersama” pungkasnya.

1 comment: